Archive for August, 2007

Friday, August 24th, 2007

Sukses VS Nilai

By : Didot

Siapa manusia yg tidak menginginkan kesuksesan? semua orang ingin sukses,tidak terkecuali anda dan saya. tapi masalah yg lebih penting sebenarnya adalah bagaimana meraih kesuksesan tersebut. dalam hal ini mungkin yg saya maksud sukses adalah sukses menurut ukuran orang banyak,yaitu sukses dalam hal materi

Einstein pernah mengeluarkan Quote tentang hal ini , dimana beliau bilang (diterjemahkan saja biar gampang ya,hehehe) : cobalah untuk menjadi orang yg mempunyai nilai ketimbang menjadi orang sukses. sederhananya adalah,janganlah hanya mementingkan hasil,tapi caranyalah yg harus diperhatikan

Jika anda mendapat nilai 10 untuk sebuah ujian ,jangan senang dulu jika anda mendapatkannya dengan cara mencontek,apa susahnya mendapatkan nilai tersebut dengan cara itu? everybody can do it.

manakah yg lebih penting untuk anda?

kekayaan berlimpah, nilai ujian bagus, jabatan tinggi (semuanya adalah ukuran kesuksesan duniawi) atau lebih kepada nilai2 seperti : kerjasama,pantang menyerah,rendah hati,sopan santun dan sabar, kejujuran,loyalitas.

Jika anda punya teman atau sahabat ,manakah yg anda pilih?  si kaya dan anak pejabat tapi sombong dan milih2 teman (dalam hal ini dia mau berteman dengan anda,karena anda punya prestasi tertentu dimata dia yg hebat) atau memilih teman yg sederhana,bukan anak siapa2 (cuma anak tukang kayu) tapi kejujuran dan loyalitasnya luar biasa terhadap teman? manakah yg anda pilih untuk jadi sahabat?

Sesungguhnya yang paling utama dalam hidup ini adalah akhlak,hasil juga penting,tapi bukankah yang maha melihat tidak memerlukan hasil? bukankah yg maha mengetahui lebih membutuhkan usaha kita daripada hasil?

katakan saja soal sedekah, apakah kita diminta bersedekah karena yang maha memiliki merasa kekurangan? apakah sulitnya bagiNYA untuk membuat semua manusia kaya raya dan tidak kekurangan?

lalu mengapa kita masih diminta bersedekah? apakah bukan karena kita sedang diuji? maukah kita berbagi? bagaimana usaha kita?

hasil hanyalah dibutuhkan oleh mahluk,dan hasil itu juga esensial untuk kelangsungan hidup mahluk,tapi nilainya ada pada usaha kita. karena itu fokuskanlah pada usaha kita,karena disitulah terletak nilai2. dan nilai2 inilah yg lebih penting untuk perkembangan jiwa kita ,ketimbang hanya hasil,yg biasanya jika nilai2 pribadinya masih lemah akan menghalalkan segala cara untuk mencapai hasil tersebut.

sebagai penutup saya ingin berbagi ,jika saat ini ada orang yg sukses (secara materi) tapi sikapnya angkuh dan suka merendahkan orang lain,serta kata2nya masih suka menyakiti orang lain,buat saya orang tersebut belumlah sukses secara pribadi.

marilah menjadi sukses dalam arti sesungguhnya,menjadi pribadi yg sukses di mata mahluk (secara materi) namun juga sukses di mata sang pencipta,yaitu dengan menjadi pribadi yang jujur,rendah hati,pantang menyerah,suka bekerjasama (team player) , giat ,dan selalu berbagi terhadap sesama dan sopan serta lemah lembut dalam setiap perilakunya.

selamat berusaha

 

belajar ikhlas

Tuesday, August 14th, 2007

Guys,after beberapa lama rasanya tidak pernah lagi kuatir dalam hidup ini,rupanya beberapa hari belakangan ini saya mengalaminya lagi. jujur saja,saat rasa takut itu muncul,rasanya tidak mengenakkan. tapi kalau inget kata2  bahwa iman seseorang itu belum sempurna jika belum diuji,maka seharusnya saya sekarang akan sangat sedih jika saja tidak diuji seperti ini lagi.

beberapa hari ini sepertinya ujian datang bertubi2 kepada saya,namun demikian,rasa kuatir ini saya usir dengan sekali lagi mencoba bersikap pasrah dan ikhlas kepada segala ketentuanNYA. malu dong,masak saya bisa nasehatin orang ttg kebahagiaan dan kedamaian pikiran,tapi saya sendiri tidak dapat lagi menemukan kedamaian dan kebahagiaan tersebut (walaupun kenyataannya sih cuma buat beberapa saat saja kekhawatiran tersebut berlangsung).

Memang benar ,mencintai mahluk dan materi (dunia dan seisinya ) sering kali menimbulkan kecewa,karena hal2 tersebut tidaklah abadi. lebih baik mencintai akhirat,karena katanya jika mengejar dunia,maka hanya dunia yang didapat,tapi jika mengejar akhirat maka dunia dan akhirat akan didapat.

Meditasi

Akhirnya dalam ketakutan dan kecemasan saya menenangkan diri,melakukan relaksasi dan berpikir ulang,apa yang Allah kehendaki. lalu saya ingat,semua yg saya lakukan adalah untukNYA,saya berbuat baik karena Allah,jadi buat apa saya takut dan kecewa jika ada mahluk mengecewakan saya?

Pohon_rindang

saya ingat kata guru kehidupan saya, jadilah seperti pohon, selalu memberikan kebaikan dengan ikhlas. saat ada yg hendak berteduh ,dia memberi naungan. saat ditimpuk batu,diberikannya buahnya,dan saat tak dimintapun buahnya jatuh kepada yg ada dibawahnya.

1000_rp

Ceban

Belajar ikhlas memang tidak mudah,tapi juga bukan berarti tidak mungkin. dari hal yang kecil pun bisa kita lakukan. contohnya: jika anda punya uang ribuan sebanyak 10 lembar,dan anda berniat sedekah 1000 rupiah ,coba tanya diri anda, mana yg akan anda berikan kepada pengemis yg datang meminta? apakah yg paling lecek dan lusuh? atau yg paling bagus? gak usah bicara soal nominal dulu deh,kita bicara nominal sama tapi yg fisiknya terbaik aja deh. kalo ngasih 10,000 atau 20,000 mungkin udah jelas beda.

keikhlasan juga membuat kita tidak memandang mahluk lagi,artinya kita memberi bukan karena melihat siapa yg minta,tapi siapapun yg minta kita beri,bahkan yg belum meminta sekalipun jika kita tahu orang tersebut membutuhkan. semuanya kita anggap rekayasa Allah kepada kita untuk menguji diri kita. dengan demikian karena kita berbuat karena mencari keridhoanNYA,maka kita menjadi ikhlas saat orang yg kita beri itu tidak bilang terimakasih,ataupun di kemudian hari orang tersebut malah jahat sama kita.

Kesimpulannya keikhlasan menjauhkan diri dan hati kita dari rasa sakit hati yg mungkin terjadi. jadi buat anda yg tidak mau sakit hati lagi,marilah kita belajar ikhlas. seperti keikhlasan orangtua kepada anaknya,biar bagaimanapun menyebalkan dan bandel anaknya,orangtua tetap menyayanginya. mungkin juga kasih Tuhan kepada kita ,hamba2NYA,walaupun kita sering menyakiti hatiNYA (baca: bermaksiat dan berbuat dosa) Tuhan kita menyayangi kita tanpa melihat siapa kita.

pernahkah anda berpikir,jika  kita tidak hidup jadi manusia ,akan jadi apakah kita ini? akan seperti apakah pemikiran kita ini? akankah kita bersyukur tidak hidup jadi manusia? atau sebaliknya? akankah kita menyesalinya setelah kita meninggal nanti? dan baru menyadari bahwa kehidupan ini adalah anugerahNYA yang terbesar?

akankah kita menyangkal semua nikmatNYA? jangan sampai terlambat,bersyukurlah dan ikhlaslah terhadap semua cobaan hidup,semuanya hanya rekayasa,supaya kita belajar hikmah dan menjadi jiwa yg lebih dewasa. saat nanti sudah mati kenikmatan dan derita di dunia adalah sama saja rasanya. mendingan sakit atau tidak bisa merasakan apapun?


mudah2an berguna,mohon maaf terpaksa ditutup dengan sebuah pertanyaan.



dari yang masih belajar untuk ikhlas

didot

the secret

Thursday, August 9th, 2007

udah tau film the secret? yg lagi heboh banget diluar sana (di amerika maksudnya)
sampai2 masuk ke acaranya oprah segala lho. disini belum masuk filmnya,kalo anda tertarik bisa lihat cuplikannya disini

the secret adalah sebuah rahasia,untuk kehidupan yg anda inginkan,kehidupan yg lebih baik. apakah itu menjadi kaya,menjadi terkenal,sukses di hubungan pribadi,di keluarga,di pekerjaan dan lain2.

the secret berbicara tentang sebuah hukum,yaitu laws of attraction.

apa sih laws of attraction? likes attract likes katanya di video the secret. ada lagi resep yang lain yaitu gratitude (terimakasih) ,visualize (imajinasi dan rasakan) ,energy flows where intention goes.

intinya sih positif thinking. kita akan cenderung menarik (attract) hal yg paling sering kita pikirkan. sering bilang sakit,jadi sering sakit. sering bilang gak bisa,ya pasti gak bisa. apa yg kita katakan dengan sendirinya menjadi kenyataan (thoughts become things) . seperti lampu ajaib aladin yg ada jinnya,maka pikiran kita ini adalah jin yg patuh kepada kita, ‘your wish is my command’ katanya.

Jinny

wow,amazing  huh? makes you think twice of saying  anything bad,or negative. really after you saw this video ,its kinda scary just to think negative,apalagi mengucapkannya. the fact is pikiran kita setiap hari mengatakan sekitar 60.000 pikiran per hari baik dan buruk. inilah sebenarnya sugesti kita (jin ajaib kita) yg akan mengabulkan segala yg kita katakan kepada diri kita menjadi kenyataan. mungkin sekedar berkata ‘jangan2 begini’ atau ‘jangan2 begitu lagi nanti’ . well,guess what happens next ? your jangan2 menjadi reality.

lalu bagaimana untuk dapat mengendalikan pikiran2 kita? lebih sulit untuk melihat pikiran2 tersebut,kita kadang tidak tahu mana pikiran negatif dan mana pikiran positif. untungnya ada 1 cara mudah untuk mengetahuinya,yaitu dengan memakai perasaan (feel) .

kok bisa begitu?  ya ,kalau anda sedang memikirkan sesuatu yg buruk,coba lihat ekpresi anda di kaca deh. lalu sekarang anda coba bayangkan suatu kejadian yg sangat menyenangkan di masa lalu anda,mungkin itu kelulusan anda,kenaikan pangkat anda,hari pernikahan anda,atapun kelahiran anak pertama anda. bagaimana rasanya? perhatikan ekpresi anda. lebih mudah untuk tahu pikiran mana yg sedang berlangsung di otak anda (negatif /positif) dengan merasakan bagaimana perasaan anda sekarang,daripada mencoba menganalisa pikiran2 kita satu persatu.


so kalo kata the secret,berpikirlah dengan benar,always positif thinking dalam semua hal (suatu hal yg mudah utk diucapkan ,tetapi tidak mudah untuk dijalani,tapi juga sangat mungkin untuk dilaksanakan) semua orang sukses di dunia telah melakukannya,tinggal terserah anda,mau percaya atau tidak.

you can if you believe you can.

N.b : yg mau lihat videonya saya punya dalam format win,tapi gede banget (180MB kira2 1 jam lebih nontonnya) jadi kalo mau , ketemu aja ,jangan lupa bawa flash disc atau cd kosong nanti saya copykan buat anda.

Positif

semoga berguna,stay positive.

didot