warna2 hidup
Wednesday, February 28th, 2007Karena segala sesuatu diciptakan berpasang2an,maka kehidupan ini memang selalu punya dua sisi, tapi terkadang bahkan lebih dari dua lho. orang suka memandang hanya hitam atau putih, padahal ada lho yg namanya abu2 , dan mungkin anda pernah denger atau tahu yg namanya warna merah , biru , hijau, kuning dan warna2 lainnya. hidup itu tidak hanya dikategorikan sebagai ‘baik’ atau ‘jahat’ saja,kita harus fleksibel melihat hidup ini,sehingga tidak terjebak dalam dualisme belaka.
Misalnya saat berdiri diatas suatu jalan kita bilang ini jalan ‘turunan’ ,namun saat berada dibawah kita bilang itu ‘tanjakan’ . tergantung posisi kita saat memandang keadaan tersebut,nah jika anda berada di tengah namanya apa? mungkin ada baiknya kita sebut itu ‘jalan’ saja agar tidak bingung dengan pelabelan.
Saya harus setuju dengan sebuah tulisan yg saya baca bahwa dunia ini sebenarnya diciptakan bukan indah atau jelek atau apapun juga pelabelan kita terhadapnya. dunia ini hanya ‘ada’ .itu saja. namun karena latar belakang dan situasi serta cara pandang yg berbeda dari setiap orang maka dunia ini jadi berbeda2 juga buat setiap orang yg memandangnya , sangat subjektif kurang lebihnya.
Saya mengamati beberapa hal dalam kehidupan yg sebenarnya netral tapi jadi disalahkan karena cara memandangnya yg kurang tepat.untuk membatasi pembicaraan kali ini maka saya hanya akan membahas beberapa hal saja, yaitu : Umur yg panjang , Harapan , kekayaan ,dan kepatuhan.mari kita bahas satu-satu .
Pertama ,umur yg panjang;
Hidup di dunia ini punya umur panjang belum tentu bagus lho, kalo umur panjang tapi jadi penjahat gimana? jadi bukan umurnya yg masalah ,tapi hidup yg seperti apa yg jadi pokok masalah.umur panjang akan jadi bagus apabila dipakai untuk kebaikan,dan akan jadi sangat buruk apabila malah untuk bermaksiat selalu. lalu apakah kemudian umur panjang jadi tidak bagus? tidak sama sekali , tentunya lebih baik panjang umur dong daripada pendek umur?
Kedua, Harapan ;
Harapan dapat menjadi motivator,bahan bakar dan energi untuk maju menyempurnakan diri menggapai cita2 yg mulia, namun seperti juga pisau bermata dua,harapan mempunyai sisi lain yg tak kalah berbahayanya , yaitu harapan dapat membawa kepada kekecewaan , depresi,stres karena keinginannya tidak terpenuhi. lalu daripada kecewa kalau gagal apakah kemudian lebih baik kita berusaha tanpa berharap? sekali lagi jangan terjebak pada pola pikir dualisme belaka , harapan itu perlu,tapi jika hidup masih belum sesuai harapan dengan harapan kita sebaiknya kita ikhlas dan terus berusaha.
Ketiga, Kekayaan ;
Katanya kekayaan membuat seseorang menjadi lupa diri,angkuh ,pelit ,dan semakin rakus ,egois. padahal kekayaan juga dapat membantu dalam kita berkarya dan membantu sesama kita ,bagaimana bisa berkarya kalau gak punya apa2? bukan kekayaannya yg salah,tapi orangnya yg memakai kekayaan tersebut niatnya untuk apa,itu yg jadi masalah sebenarnya. Dan jangan pula berhenti untuk berusaha jadi orang kaya tentunya, walaupun mungkin banyak orang kaya yg anda kenal sifatnya serakah,dan sombong. silahkan terus berusaha.
Keempat, kepatuhan ;
Apakah seorang istri harus patuh pada suaminya? bukannya nanti diinjak2 katanya,atau malahan suaminya kawin lagi nanti karena istrinya terlalu penurut? hehe. menurut saya kepatuhan pada seorang suami tidak bisa ditawar,karena dalam 1 kapal hanya ada 1 nahkoda,kalau ada 2 nanti jadi kacau dong arahnya? nah masalahnya sebenarnya bukan pada kepatuhan itu sendiri,tapi bagaimana kita mencari suami yg bijaksana,sehingga kepatuhan itu pun menjadi sesuatu yg baik,yg pasti nih kalo suaminya bejad dipatuhin pasti jadi hancur deh kehidupan rumah tangganya. jadi masalah sebenarnya adalah bagaimana cara mencari pasangan yg tepat. dan jangan juga gara2 takut gak dapat suami yg baik lalu memutuskan untuk tidak menikah,soalnya menikah dan berbakti pada suami itu wajib lho hukumnya.
Demikian juga dengan ilmu, teknologi atau banyak hal lainnya,semuanya tergantung niatnya mau dipakai untuk apa. saat inipun anda mau pakai waktu anda untuk apa? demi kebajikan? atau maksiat? waktu itu netral,tapi cara kita memakainyalah yg membuatnya berbeda.
Hidup ini gak cuma yg enak2 saja dan yg bagus2 saja,semuanya itu baik diciptakan oleh Tuhan dan ada manfaatnya,jadi kita terima saja semuanya ini dengan banyak bersyukur. Yang pasti buat saya kalian semua adalah unik untuk saya dan sudah sempurna dimata saya,baik yg ramah sama saya maupun yg jahat sama saya, karena kalian semua satu persatu telah menambah satu warna lain dalam kehidupan saya saat ini.
Mudah2an berguna untuk pemikiran kita semua,agar tidak langsung melabeli sesuatu dengan ‘baik’ dan ‘buruk’ begitu saja, sesuatu itu tidak baik atau buruk ,ia hanya ‘ada’ dan menunggu kita memanfaatkannya untuk kemudian mendapatkan pelabelan yg baru dari kita.
Peace and love
HEH