Korupsi Pikiran
Tuesday, October 25th, 2005
Anda punya masalah? Yang membuat seluruh hari2 anda tampak begitu penuh kesialan? Masalah2 yang begitu membuat anda sulit berpikir tentang apa saja ? nampaknya mereka saling terkait? saya minta waktu anda untuk berpikir sejenak…
Apakah benar2 demikian atau hanya ‘perasaan’ kita saja yang membuatnya demikian?
Kadang kita bilang masalah kita banyak padahal yang sebenarnya masalah kita itu hanya soal pacar kita ,atau hanya masalah keuangan saja atau sebuah masalah lainnya… maksud saya disini adalah sebuah masalah yang terjadi itu kadang kita besar2kan,dan kadang kita kaitkan dengan banyak hal.nah ini kan bisa disebut korupsi?
Apa sih korupsi?
Saya yakin semua tau artinya…
bilangnya banyak ,padahal sebenarnya cuma sedikit, kurang lebih begitulah pengertiannya.
Korupsi pikiran ini sering sekali terjadi dalam hidup kita,saya sering melihat orang yang tipikal seperti ini,cirinya mudah terkena stress, satu masalah saja yang berat dapat membuat daya pikirnya menurun,sehingga tidak dapat berpikir jernih tentang masalah lain. Kadang dia mengakui dirinya stres karena punya banyak masalah.. padahal kalo ditilik dengan benar masalahnya itu tidak seberapa.cuma kadang terlalu dibawa perasaan saja sehingga terasa jadi berat.
Kadang Bukan keadaannya yang buruk ,tapi sikap kita yang buruk jadi bikin keadaan itu tambah buruk.
Saya mau mengilustrasikan hal ini dangan pengalaman saya pribadi,
Ceritanya begini, saya sedang makan dengan salah seorang rekan saya yang perokok,kemudian setelah selesai makan teman saya itu memesan rokok kepada pelayan restaurant,tapi ternyata rokok yang dipesan teman saya itu tidak tersedia di restaurant itu. Anda yang perokok pasti tahu dong kenikmatan yang diberikan oleh rokok,terutama setelah selesai makan.
bahkan ada yang sampai bilang katanya kalau setelah makan tidak merokok seperti digebukin tapi tidak membalas.
Nah untuk keadaan yang demikian itu rasa2nya bisa saja dia mengeluh seperti ini kira2.. ‘bt deh gak ada rokok’ atau ‘payah nih restaurannya gak lengkap jual rokoknya’
Untungnya teman saya itu tidak melakukan hal2 tersebut.. kenapa? Karena dia tahu itu tidak memperbaiki keadaan,bahkan hanya memperburuknya saja,mungkin sekali kalau dia mengeluh maka saya juga akan mengiyakan dan membuat kita berdua jadi kesal. Padahal hal itu tidak memperbaiki keadaannya sama sekali.
apakah dengan mengeluh rokoknya jadi ada? Sudah pasti tidak. Tapi bisa jadi mengeluh membuat suasana hati kita berdua bisa jadi bt. Yang harusnya dilakukan dalam kondisi seperti itu menurut hemat saya adalah lebih baik jalan kaki ke warung terdekat untuk membelinya daripada mengeluh.
Trus kalo masih gak ada juga? Yang pasti jangan mengeluh juga,karena rokoknya tetap tidak ada dengan hanya mengeluh,lebih baik energi kita difokuskan kepada usahanya untuk tetap mencari (jika memang masih berminat) .
Maksud saya disini hanyalah untuk mengilustrasikan bahwa mengeluh hanya akan memperburuk keadaan.
Hal ini terkait erat dengan cara berpikir orang yang bersangkutan,kalau orang itu banyak mengeluh pasti dia akan menderita dalam alam pikirannya sendiri,biasanya menderita rasa kurang bahagia.
Pikiran kita bisa jadi surga atau neraka untuk kita…
Dimana sih surga? Diatas? Di langit? Bagaimana dengan neraka? Dibawah kaki kita? Didalam inti bumi? Atau dibawahnya lagi?
Coba deh kita berpikir sejenak…
Kita semua tahu bahwa bumi ini bulat,jadi kalo surga itu diatas kita itu jelas tidak mungkin,karena bagi orang yang di belahan bumi yang lain (yang berlawanan dengan kita) ,apa yang kita anggap diatas itu buat mereka adalah di bawah bukan? Pernyataan ini membuat saya kagum saat saya mebacanya di sebuah buku beberapa tahun yang lalu.
Lalu dimana dong surga dan neraka itu?
Coba lihat ke dalam hati dan pikiranmu…
Disitu bisa jadi neraka atau jadi surga,tegantung bagaimana kamu memilihnya..
Kedengarannya klise ya? Tapi itu kan hanya sebuah pernyataan.
sebenarnya pertanyaannya adalah bagaimana supaya bisa menjadikan surga dalam pikiran kita?
Nah orang yang bahagia itu yang kayak gimana sih,coba deh lihat disekitar kita,orang yang menurut kita paling bahagia yang seperti apa karakternya ,kalau dicermati antara lain yang banyak senyum,banyak tertawa,jarang mengeluh tentang masalah2nya ,gak sinis,yah pokoknya layaknya orang yang tidak punya masalah saja,anda pasti punya teman yang selalu kelihatan happy saja,saya tahu semua orang sebahagia apapun pasti punya masalah,nah tapi yang mebedakan adalah sikap mereka yang selalu positif .untuk singkatnya kurang lebih inilah sikap2 yang harus kita pelihara suapaya kita bisa hidup bahagia,ingat untuk jadi orang bahagia ,sikap kita juga harus seperti orang yang bahagia
- jangan mengeluh ,seperti yang telah diceritakan tadi,mengeluh tidak memperbaiki keadaan,hanya membuatnya tampak lebih buruk.. bagaimana mengatasinya? well, Do something about it, take action to what you want.
- Berhenti bersikap sinis,gak usah sibuk ngomentarin orang,’ah kalo cuma gitu sih gue juga bisa’ . kalo memang bisa ya lakukan dong,it’s easier said than done.you can never achieved anything in life just by talking.
- Give more but expect less. Kayaknya gak perlu dijelasin deh ini udah jelas banget.
- Tidak usah merasa diri kita yang paling sial,maksudnya tidak usah korupsi pikiran kita dengan berkata banyaknya masalah kita,seperti sebuah ungkapan yang pernah saya baca ‘ saya begitu jengkel dengan sepatu saya yang butut dan jelek sampai saat saya bertemu orang yang tidak mempunyai kaki’ kita jadi merasa beruntung kalau kita melihat orang lain yang lebih sulit dari keadaan kita,bahkan kadang jadi sangat beruntung,karena melihat orang yang jauh lebih sulit keadaannya dari kita.
Jadi teman,berhentilah mengeluh dan mulailah berusaha utnuk menjadi seorang pemenang yang bahagia,dengan mencoba berpikir seperti orang yang bahagia dan melakukan yang dilakukan oleh orang2 yang bahagia… bersyukurlah anda punya tubuh yang lengkap,dan sehat,masih punya rumah,orang tua.. mudah sekali bagi kita untuk mengeluh akan kekurangan kita,tapi jauh lebih sulit untuk mensyukuri segala anugerah yang telah Allah berikan.
Mudah2an berguna… stay happy,always… and remember jangan korupsi pikiranmu ya..